Instrumen Penilaian Disruptif Inovasi Dalam Pembelajaran Kimia

Dalam postingan blog sebelumnya tentang kisi-kisi pengukuran dan penilaian disruptif inovasi dalam pembelajaran kimia, telah dijelaskan ada 3 indikator yang dijabar menjadi 10 indikator, Yaitu integrasi, Kepemimpinan, Kematangan, Difusivity, Simplifikasi, Pasar terbatas, Value Network, Pengurangan Biaya, Kebijakan, dan Makroekonomi.
Dalam postingan ini, kami akan memberikan contoh instrument penilaian disruptif inovasi dalam pembelajaran kimia pada indicator Simpifikasi. Simplifikasi adalah indicator yang mengacu pada penggantian teknologi dimana fungsi yang diinginkan tidak lagi membutuhkan operasi rumit atau menyederhanakan konsep rumit dalam pembelajaran dengan bantuan teknologi.
Materi Larutan elektrolit dan non elektrolit merupakan materi dengan konsep yang abstrak cukup rumit yaitu untuk mengetahui perbedaan daya hantar antara larutan elektrolit kuat, elektrolit lemah, dan larutan non elektrolit. Untuk itu dalam pembelajaran kali ini kami menggunakan Animasi pembelajaran yang dapat menggambarkan atau menampilkan penghantaran listrik dari larutan elktrolit kuat, larutan elektrolit lemah, dan larutan non elektrolit. Animasi kami ambil dari video youtube dengan link diawah ini :  https://www.youtube.com/watch?v=06oqU-8OCIQ


Indikator
Deskripsi
Item soal
Jawaban
Simplifikasi
Simpifikasi merupakan penyimpulan dari teor yang rumt menjadi mudah dipahami dengan memanfaatkan teknologi.
Diharapkan peserta didik dapat menyimpulkan dan membedakan antara larutan elektrolit kuat, elektrolit lemah, dan larutan non elektrolit.
1.        Periksalah daya hantar pada beberapa larutan berikut:
HCl, CH3OH, C2H5OH, H20, NaOH, C6H12O6.

1.       Inovasi Awal: Percobaan menggunakan beberapa larutan
2.       Efisiensi waktu : Simulasi menggunakan virtual lab.
3.       Inovasi teknologi : Virtual lab dan video di youtube
4.       Hasil Pengamatan :




UJI COBA

Uji coba dilakukan pada Anisa puspita sari, dengan memberikan media laboratorium virtual, lalu dilakukanlah percobaan untuk mengetahui daya hantar HCl, CH3OH, C2H5OH, H20, NaOH, C6H12O6. Dari percobaan tersebut praktikan dapat menentukan daya hantar beberapa zat tersebut dengan melihat ciri-cirinya. Berikut table hasil pengamatannya

Dengan demikian disimpulkan disuptiv innovation yang digunakan guru adalah Baik untuk dalam mengukur indicator simplifikasi .

Komentar

  1. Bisakah anda memberikan satu contoh simplifikasi pada materi kimia yang tidak memiliki praktium dalam kegiatan pembelajarannya? Dan teknologi seperti apa yang paling baik untuk menerapkan simplifikasi dalam pembelajaran?

    BalasHapus
    Balasan
    1. contohnya menggunakan media pembelajaran dalam pembelajaran konfigurasi elektron dan menentukan letak golongan dan periodik suatu atom

      Hapus
  2. apakah metode simplikasi tersebut dapat diterapkan dan dikembangkan menjadi lebih baik lagi pada proses pembelajaran di indonesia?

    BalasHapus
    Balasan
    1. tentu bisa melalui penelitian2 baik penelitian mahasiswa atau ahli pendidikan.

      Hapus
  3. menurut anda, bagaimana ketercapaian indikator simplikasi dalam pembelajaran kimia? berikan alasan jawaban anda!

    BalasHapus
    Balasan
    1. ketercapaiannya sangat baik, dengan penerapan simplifikasi tersebut siswa menjadi lebih semangat dan mampu melakukan prakrikum

      Hapus
  4. bagaimana cara mengukur bahwa indikator simplikasi telah tercapai dalam suatu pembelajaran kimia?

    BalasHapus
  5. Teknologi apakah yg bisa digunakan pada simplifikasi ini untuk materi kimia lainnya selain virtual lab dan materi larutan elektrolit dan non elektrolit?

    BalasHapus
  6. Masih menambung dari materi minggu lalu mengenai Penilaian Disruptive Innovation, Sebebarapa sulit kah anda membuat insturmen Simplifikasi ini? Bagian mana saja yang memerlukan perhatian lebih banyak dalam membuat peniliaan ini?

    BalasHapus
    Balasan
    1. dalam menentukan kalimat yang tepat supaya instrumen benar2 dapat mengukur kompetensi siswa

      Hapus
  7. Jika pada sekolah tertentu seperti pada daerah terpencil akses teknologi masih kurang dan sarana prasarana kurang memadai, bagaimanakah menerapkan indikator simplifikasi ini? dapatkan anda memberikan contohnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. dengan melakukan pembelajaran menggunakan pendekatan kontekstual. guru bisa memanfaatkan bahan dan alat yang mudah djumpai dikehidupan sehari-hari

      Hapus
  8. menurut anda manfaat indikator simplifikasi dalam pembelajaran terutama kita itu apa saja?

    BalasHapus
  9. sangat bermanfaat untuk melatih siswa menemukan konsep dari fenomena atau peristiwa yang sering ditemukan sehari-hari

    BalasHapus
  10. Apa saja yang harus diperhatikan untuk menyusun instrumen disruptif Simplifikasi

    BalasHapus
  11. apakah indikatr simplifikasi ini dapat diterapkan ke seluruh materi pembelajaran kimia ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut saya dapat, setiap materi pembelajaran biasanya memerlukan penyimpulan.

      Hapus
  12. terimakasih sudah membantu menjawab firman, setuju dengan firman setiap materi kimia perlu penyimpulan supaya lebih mudah dimengerti baik menggunakan disruptif maupun secara konvensional

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Instrumen Penilaian Praktikum Kreatif

REAKSI ELIMINASI ALKIL HALIDA