Konsep pengembangan Kurikulum
Pesatnya
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta perubahan yang terjadi dalam kehidupan
masyarakat merupakan hal-hal yang harus segera ditanggapi di bidang pendidikan.
Untuk menyesuaikan diri dengan era globalisasi yang ditandai perkembangan di
bidang teknologi tersebut, guru hendaklah mendukung pendidikan yang berbasis
teknologi. guru dituntut untuk memberikan r espon yang kuat atas teknologi ini.
Karena secara tidak langsung profesi guru abad 21 telah menggeser paradigma
pembelajaran dari pembelajaran yang berpusat dari guru (teacher-centered learning)
menuju pembelajaran yang berpusat pada siswa (student centered learning) karena
guru lebih berperan sebagai desainer, fasilitator, pelatih, dan manajer
pembelajaran. Bukan sebagai pencekok informasi dan satu-satunya sumber belajar.
Oleh karena itu guru harus mendesain pembelajaran atau mengembangkan kurikulum yang
bercirikan paradigma baru.
Bagaimana
cara mengembangkan kurikulum tersebut?
Pengembangan
kurikulum harus merujuk pada konsep dasar pengembangan kurikulum. Kurikulum
adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi dan bahan pelajaran
serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran
untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. (Undang-Undang No.20 TH. 2003
Tentang Sistem Pendidikan Nasional).
Dalam
mengembangkan kurikulum banyak hal yang harus diperhatikan dan dipertimbangkan.
Apapun jenis kurikulum pasti memerlukan landasan/asas yang harus dipegang. Landasan pengembangan kurikulum adalah suatu
gagasan, suatu asumsi, atau prinsip yang menjadi sandaran atau titik tolak
dalam mengembangkan kurikulum agar dapat berfungsi sesuai dengan tuntutan
pendidikan dalam Undang- Undang No 20 tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan
Nasional.
1.
Landasan
Filosofi
Filsafat
membahas segala permasalahan yang dihadapi oleh manusia termasuk
masalah-masalah pendidikan ini yang disebut filsafat pendidikan. Walaupun
dilihat sepintas, filsafat pendidikan ini hanya merupakan aplikasi dari
pemikiran-pemikiran filosofis untuk memecahkan masalah-masalah pendidikan,
tetapi antara keduanya terdapat hubungan yang sangat erat (Sukmadinata, 2006).
Dalam perkembangan kurikulum pun senantiasa berpijak pada aliranaliran filsafat
tertentu, sehingga akan mewarnai terhadap konsep dan implementasi kurikulum yang
dikembangkan.
2.
Landasan
Psikologis
Landasan
ini dalam pengembangan kurikulum mencakup tentang perilaku dan fungsi mental
manusia sebagai objek pendidikan secara ilmiah dan mengidentifikasinya. Dalam
pengembangan kurikulum paling tidak ada 2 (dua) cabang psikologis, yakni
psikologis perkembangan dan psikologis belajar. Ada 9 (Sembilan) aspek
psikologis yang dikembangkan dengan perantara berbagai mata pelajaran dalam
kurikulum. aspek ketakwaan, aspek cipta, aspek rasa, aspek karsa, spek karya
(kreatif), aspek karya (keprigelan), aspek kesehatan, aspek sosial, aspek
individu.
3.
Landasan
Sosial-budaya
Pendidikan
merupakan usaha mempersiapkan peserta didik untuk terjun kelingkungan
masyarakat.Pendidikan bukan hanya untuk pendidikan semata, namun memberikan
bekal
pengetahuan,
keterampilan serta nilai-nilai untuk hidup, bekerja dan mencapai perkembangan
lebih lanjut di masyarakat. Peserta didik berasal dari masyarakat, mendapatkan
pendidikan baik formal maupun informal dalam lingkungan masyarakat dan
diarahkan bagi kehidupan masyarakat pula. Kehidupan masyarakat, dengan segala karakteristik
dan kekayaan budayanya menjadi landasan dan sekaligus acuan bagi pendidikan.
Beberapa
landasan yuridis atau landasan hukum kurikulum 2013 (dalam Kemendikbud, 2013)
adalah sebagai berikut.
1.
Undang-Undang
Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
2.
Undang-Undang
Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
3.
Undang-undang
Nomor 17 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional,
beserta segala ketentuan yang dituangkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah
Nasional.
4.
Peraturan
Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
5.
Peraturan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2013.
Prinsip
dasar pengembangan kurikulum
Sejumlah
prinsip yang digunakan dalam pengembangan kurikulum,diantaranya:
1. Prinsip
relevansi, Kurikulum dan pengajaran harus disusun sesuai dengan tuntutan
kebutuhan dan kehidupan peserta didik
2. Prinsip
efektifitas, Berkaitan dengantingkat pencapaian hasil pelaksanaan kurikulum
3. Prinsip
efisiensi, Berkaitan dengan perbandingan antara tenaga, waktu, dana, dan sarana
yang dipakai dengan hasil yang diperoleh
4. Prinsip
kontinuinitas, Kurikulum berbagai tingkat kelas dan jenjang pendidikan disusun secara berkesinambungan
5. Prinsip
Fleksibilitas,disamping program yang berlaku untuk semua anak terdapat pula kesempatan bagi anak mengambil program-program pilihan
6. Prinsip
integritas, kurikulum hendaknya memperhatiakn hubungan antara berbagai program
pendidikan dalam rangka pembentukan kepribadian yang terpadu
Tahapan-
tahapan pengembangan kurikulum mengikuti tahapan dalam model pengembangan, ada
beberapa model pengembangan yang sering kita kenal seperti model pengembangan
R&D, model pengembangan Dick and Cary, model pengembangan ADDIE dan lain
sebagainya yang masing-masing model pengembangan didahulukan dengan
menganalisis kebutuhan.
Dari
konsep pengembangan kurikulum diatas, kita ketahui bahwa pengembangan kurikulum
dilakukan haruslah sesuai dengan gaya belajar siswa zaman sekarang, kita tahu
bahwa zaman sekarang perkembangan iptek sangatlah cepat, guru dituntuk untuk
dapat mengembangan cara belajar yang berbasis teknologi salah satu contohnya
adalah dengan motode pembelajaran tutorial dengan memanfaatkan teknologi sebagai
sumber dan media pembelajaran, selain itu masih banyak lagi metode dan cara
belajar yang lain yang memanfaatkan teknologi sebagai sumber atau media
pembelajaran.
Berdasarkan
pembahasan diatas, ada beberapa pertanyaan baru terkait pengembangan kurikulum.
1.
Mengapa
perlu dilakukan pengembangan kurikulum?
2.
Apakah
metode pembelajaran yang menggunakan teknologi sebagai sumber belajar bisa
dipakai untuk semua materi dalam pembelajaran?
Pengembangan kurikulum dilakukan sesuai dengan perkembangan zaman dan tuntutan yang ada pada zaman tersebut, tidak semua metode pembelajaran menggunakan teknologi dapat diterapkan untuk semua materi dalam pembelajaran.
BalasHapusStrategi pembelajaran apa yang dapat diimplementasikan pada peserta didik sehingga peserta didik mampu memahami dan lebih aktif lagi dalam proses belajar mengajar mengikuti kurikulum yang telah ada?
BalasHapusHai, izinkan sinda menanggapi pertannyaan ini. strategi pembelajaran merupakan komponen penting penentu tercapainya tujuan pembelajaran. Untuk menentukan strategi apa yg dipakai dalam pembelajaran harus mengikuti langkah2 pengembangan kurikulum dimulai dari analisis kebutuhan, apa yg menjadi permasalahan dalam belajar sampai evaluasi dari kurikulum yg sudah dikembangkan. terimakasih 😊
HapusPerlunya dilakukan pengembangan kurikulum karena untuk meningkatkan mutu pendidikan seiring dengan tuntutan zaman. Dalam suatu perkembangan kurikulum, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan suatu kurikulum tersebut perlu dirubah. Beberapa faktor tersebut adalah tantangan masa depan diantaranya meliputi arus globalisasi, masalah lingkungan hidup, kemajuan teknologi informasi, konvergensi ilmu dan teknologi, dan ekonomi berbasis ilmu pengetahuan, faktor yang kedua adalah kompetensi masa depan yang diantaranya meliputi kemampuan berkomunikasi, kemampuan berfikir kritis, kemampuan menjadi kewarganegaraan yang efektif, dan kemampuan mencoba untuk mengerti dan toleran terhadap pandangan yang berbeda, yang ketiga adalah fenomena sosial yang mengemuka, seperti narkoba, kecurangan dalam berbagai jenis ujian, dan lain-lain. Serta persepsi publik yang menilai pendidikan selama ini terlalu menitik beratkan pada aspek kognitif, dan kurang bermuatan karakter. Oleh sebab itu, perlunya pengembangan kurikulum pendidikan di Indonesia.
BalasHapusPengembangan kurikulum diperlukan untuk memperbaiki sistem pembelajaran dan meningkatkan mutu pendidikan yang telah ada
BalasHapusSetuju guru harus paham tekhnologi..tapi bagaimana penerapan kurikulum berbasis IPTEK tuk satuan pendidikan yg minim fasilitas serta jauh dr sinyal internet? 🤔
BalasHapusSekarang sudah bnyk alternatif masalah seperti tsb. salahsatunya penggunaan media pembelajaran elektronik yg ofline. e-comic, e-modul. virlab ,dsb
HapusKurikulum perlu dikembangankan karena kurikulum juga harus menyesuaikan dengan kebutuhan. Mengingat kebutuhan setiap saat bisa berubah
BalasHapusBagaimana cara mengetahui/ mengidentifikasi kebetuhan yg berbeda dr setiap siswa tsb?
Hapuskurikulum perlu dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan zaman. Beberapa faktor yang mengharuskan perkembangan kurikulum adalah tantangan masa depan diantaranya meliputi arus globalisasi, masalah lingkungan hidup, kemajuan teknologi informasi, konvergensi ilmu dan teknologi, dan ekonomi berbasis ilmu pengetahuan, faktor yang kedua adalah kompetensi masa depan yang diantaranya meliputi kemampuan berkomunikasi, kemampuan berfikir kritis, kemampuan menjadi kewarganegaraan yang efektif,
Hapusterimakasih jawabnny
HapusSaya akan mencoba menjawab, kurikulum perlu dikembangkan seiring perkembangan zaman disesuaikan dengan apa yang akan dicapai dan tuntutan yang lebih tinggi. Kemajuan teknologi merupakan salah satu hal mendasari kurikulum tersebut harus dikembangkan.
BalasHapusBaik. apa sajabyg perlu diperhatikan saat mendesaik kurikulum?
HapusKonsep kurikulum ini sangat luas dan kompleks, bagaimana cara menyederhanakan dan membuat kurikulum ini lebih mudah dipahami
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusBagaimana prinsip relevansi pada kurikulum k13 yang ada di indonesia saat ini?
BalasHapus