SEMANTIC NETWORK PEMBELAJARAN KIMIA MATERI TERMOKIMIA (Artificial Intelligent)

Semantic network adalah representasi yang mengekspresikan solusi permasalahan dengan menggunakan network (graph berarah). Semantik Network merupakan teknik representasi dalam AI (artificial intelligence) klasik untuk informasi proposional, sehingga sering kali disebut sebagai poporsional network. Proposisi adalah pernyataan yang dapat bernilai benar atau salah da pertama kali dikembangkan untuk AI sebagai cara untuk mempresentasikan memory dan pemahaman bahasa manusia. Semantic network ini adalah representasi yang bersifat :
  • Lexically, di dalamnya terdapat node(simpul), link dan batasan-batasan khusus dari permasalahan
  • Structurally, masing-masing link akan terkoneksi dari simpul yang paling depan(head node) sampai simpul yang paling belakang (tail node).
  • Semantically, semua simpul dan link merepretasikan permasalahan tetap berada dalam batasannya.
Dengan kata lain semantic network adalah :
  1. Jaringan yang merepresentasikan relasi semantic dengan konsep.
  2. Terdiri dari nodes (konsep) dan arcs (relasi antar konsep).
  3. Umumnya semua semantic network adalah representasi grafis deklaratif yang dapat digunakan baik untuk mewakili pengetahuan atau untuk mendukung penalaran pengetahuan sistem otomatis.
Semantic networking/web memiliki peran yang sangat penting dalam proses pembelajaran, terutama kimia, siswa dituntut untuk dapat mengaitkan fenomena-fenomena yang terjadi disekitarnya dengan materi pembelajaran yang harus mereka pelajari. Namun, menuntut siswa saja untuk cakap ber'semantik" tidaklah benar, maka dari itu peran guru sangat besar dalam hal ini, Guru diharapkan mampu bekerja secara profesional agar siswa dapat berpikir layaknya semantik networking/web yang ada dikomputer /AI. Guru pada saat ini dan dengan kemajuan teknologi ke depannya harus mampu membuat produk pembelajaran atau mendesain pembelajaran yang unlimited (baik ruang, waktu, informasi) tetapi tetap relevan dan sesuai apa yang dibutuhkan oleh guru tersebut dimanapun ia ditempatkan.

Berikut adalah contoh semantic network pada pembelajaran kimia yaitu pada materi Termokimia.


Informasi proposisional  yang membentuk  jaringan semantik di atas adalah :
  1. Materi termokimia disusun berdasarkan tujuan pembelajaran yang diturunkan dari KD dan Indikator pembelajaran.
  2. Termokimia dipengaruhi oleh sistem dan lingkungan yang menyebabkan adanya reaksi endoterm dan reaksi eksoterm.
  3. Termokimia melibatkan perubahan entalpi yang dapat ditentukan melalui ekperimen, data ΔH pembentukan, hukum Hess, Dan data energi ikatan.
  4. Sumber belajara termokimia dari buku dan internet.
  5. Materi termokimia dipelajari dengan metode praktikum, media pembelajaran virtual lab, vidio pembelajaran, dan animasi pembelajaran.
  6. Materi perubahan entalpi dievaluasi dengan cara game interaktif dan kartu soal yang disusun berdasarkan tujuan pembelajaran.
Teman-teman pembaca yang berbahagia, saya ingin meminta pendapat anda. Apakah semantic network yang saya buat sudah sesuai sebagai sebuah pemikiran proses pembelajaran dan apakah semantik network diatas masih bisa dikembangkan? dimohon masukannya !

Komentar

  1. Pada point ke 6 materi perubahan entalpi dievaluasi dengan cara game interaktif dan kartu soal maksudnya seperti apa ya?? Tolong penjelasannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Evaluasi dilakukan dengan kegiatan game yaitu menggunakan kartu soal

      Hapus
  2. Saya rasa sudah sesuai, namun jika ingin dikembangkan tentu saja bisa mengingat sumber belajar dari internet itu sangat luas.

    BalasHapus
  3. Menurut saya sudah sesuai. Bisa dikembangkan lagi mungkin dengan menambahkan kegiatan diskusi siswa agar siswa dapat saling berbagi informasi selain dari sumber belajar.

    BalasHapus
  4. Terimakasih informasinya sangat bermanfaat.

    BalasHapus
  5. Menurut saya simentic network yang penulis buat sudah sesuai sebagai pokok pikiran dari pembelajaran dan menurut saya simentic network penulis masih bisa dikembangkan lagi dengan memasukkan multidisiplin ilmu maupun monodisiplin ilmu yang terkait dengan materi tersebut.
    Dinanti pengembangan rancangan simentic network lainnya dari penulis, terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih kritik dan sarannya yg sangat bermanfaat untuk penulis.
      Semantic network memang sangat bagus jika dibuat dg mengkombinasikan dg multidisiplin. namun dalam rancangan semantic network kali ini penulis mmg merangcang khusus untuk keperluan pembelajaran termokimia, walaupun bisa dikembangkan ke multidisiplin tetapi penulis hanya membatasi pada satu materi saja mengingat untuk pembelajaran disekolah waktu nya juga terbatas. terimakasih

      Hapus
  6. Menurut saya sebagai org awam. Dari yang saya lihat semantik ini seperti pengembangan dr peta konsep yang mana di setiap arcs atau link memiliki hubungan antar satu sama lain tanpa perlu definisi yang rumit,
    Koreksi jika salah 😂
    Terima kasih ,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimasih komentarnya.
      Secara umum kalau dilihat sekilas mmg semantic network ini hampir sana dg peta konsep atau mind mapping. namun perbedaan nya semantic network ini adalah representasi dari kecerdasan buatan (AI) dalam mengekspresikan masalah beserta solusinya dengan menggunakan grafik. jadi dalam semantic network ini tidak hanya jejaring tentang suatu materi. tetapi dlm semantic network terdapat masalah sekaligus solusinya. Begitu kira2 sedikit penjelasannya yg penulis ketahui, terimakasih sudah membaca....

      Hapus
  7. apakah dengan guru membuat semantik network ini dapat menjelaskan proses pembelajaran yang ingin dilaksanakan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk ketercapaian atau keberhasilan suatu proses pembelajaran tentunya tdk bisa dilihat dr penggunaan semantic network ini saja. banyak faktor lain yg ikut menentukan

      Hapus
  8. bisakah dikembangkan lagi?
    misal Mengkaitkan reksi eksoterm --> contoh dlm kehidupan sehari2 --> pembakaran kayu --> unusr penyusun kayu --> selulosa --> dst ,,

    begitu juga untuk endotermnya

    BalasHapus
  9. Terimakasih masukannya. untuk contoh reaksi ekso dan endo itu sudah ada pada semantic network diatas.

    BalasHapus
  10. Menurut saya mengenai semantic network yang dibuat ini sudah sangat menarik, apalagi hal ini didukung oleh media lain seperti video, lab virtual dan lain-lain. ini tentu saja menjadi point tambahan dalam menarik perhatian siswa dalam pembelajaran. terima kasih

    BalasHapus
  11. menurut saya materi yang disajikan cukup padat, untuk disajikan di dalam kelas dengan 1x pertemuan 2x45.

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk waktu pembelajaranny bisa disesuaikan. biasanya klw mateei teemokimia di sekolah di ajarkan dalam 2 sampai 3 kali pertemuan. selain itu jg guru bs membuat pembelajaran daring yang tentunya lebih menghemat waktu dan lebih fleksibel

      Hapus
  12. Menurut saya samantic network yang disajikan sudah cukup bagus, saran aja untuk sedikit dikembangkan mengenai keterkaitan materi dengan kehidupan sehari-hari sehingga siswa lebih dapat mudah dalam memahami karena konsep ini memiliki keterkaitan dengan kehidupannya. terimakasih

    BalasHapus
  13. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  14. Bagaimana cara anda mengevaluasi kinerja atau pemahaman siswa melalui semantic network yang anda buat?

    Dan apakah semantic network ini telah sesuai dengan tujuan pendidikan nasional?

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Instrumen Penilaian Praktikum Kreatif

Instrumen Penilaian Disruptif Inovasi Dalam Pembelajaran Kimia

REAKSI ELIMINASI ALKIL HALIDA