REAKSI REAKSI KIMIA ORGANIK (KIMIA ORGANIK II )
Senyawa organik terlibat dalam tiap segi kehidupan, dan
banyak manfaatnya dalam kehidupan manusia sehari-hari. Ada diantaranya yang
berwujud bahan makanan,bahan sandang, obat- obatan, kosmetik, dan berbagai
jenis plastik. Bahkan dalam tubuhpun banyak terdapat sejumlah senyawa organik
dengan fungsi yang beragam pula.
Kimia organik barangkali lebih baik didefinisikan sebagai
kimia senyawa yang mengandung karbon. Meskipun penggolongan seperti ini agak terbatas,
fakta menunjukkan bahwa senyawa yang mengandung atom karbonlah yang banyak
terdapat di muka bumi ini.
Reaksi kimia organik adalah reaksi yang melibatkan
senyawa senyawaorganik. Sebagaimna kita ketahui keterlibatan senyawa organik
dalam kehidupan kita, begitu pula sangat penting untuk mempelajari reaksi-
reaksi kimia organik yang juga sangat berperan dalam kehidupan sehari hari.
Contoh sederhana saat memasak, terjadi
sejumlah reaksi kimia yang menghasilkan produk baru berupa masakan,
contoh lain, perkaratan pada besi yang melibat kan reaksi oksidasi, juga
fotosintesis yang terjadi pada tumbuhan juga merupakan cohtoh dari reaksi
kimia.
Berikut, akan saya paparkan sedikit contoh reaksi kimia
organik yang saya dapatkan dari perkuliahan saya di kampus tercinta.
1.
Reaksi Oksidasi
Reaksi
Oksidasi adalah suatu reaksi yang melibatkan oksigen (O2) untuk menghasilkan suatu zat atau
senyawa baru yang sifat fisika dan kimianya berbeda dengan zat asalnya.
Reaksi oksidasi sering disebut reaksi
pembakaran yang menghasilkan karbon dioksida (CO2) dan uap (H2O). Ciri-ciri
reaksi oksidasi yaitu :
a. Reaksi
penangkapan/penambahan oksigen
CH4(g) +2 O2(g) → CO2(g)
+ 2H2O(g)
Atom O tertangkap membentuk karbondioksida dan air
b. Reaksi pelepasan/pengurangan
hidrogen
CH3CH2OH →
CH3CHO
c. Biloks bertambah
Fe(s) → F2+(aq) + 2e–
2. Reaksi Reduksi
Reaksi
reduksi adalah reaksi yang mempunyai ciri khas yaitu penguraian atom oksigen,
penambahan atom hidrogen,atau berkurangnya bilangan oksidasi.
a. Pengurangan atom oksigen
6CO2 + 6H2O → C6H12O6
+ 6O2
Reaksi Fotosintesis
b. Penambahan hidrogen
CH3CHO → CH3CH2OH
c. Turunnya bilangan oksidasi
Cu2+ + 2Ä“ → Cu (Cu+2 menerima 2Ä“)
3. Reaksi Ozonolisis
Reaksi ozonolisis merupakan reaksi oksidasi ikatan rangkap oleh ozon. Dilain hal, reaksi inidigunakan untuk menentukan
tempat ikatan rangkap pada senyawa yang
belum diketahui. Reaksi alkena dengan ozon akan menghasilkan aldehida
atau keton.
Contoh :
H2C= CH2 + O3
à 2HC=OH
4. Reaksi Halogenasi
Reaksi Bromasi
Reaksi halogenasi adalah suatu reaksi alkana dengan
unsur-unsur halogen (F, Cl, Br, I). Reaksi halogenasi ini melibatkan sinar
ultraviolet dan katalis CCl4. Dalam tahapan reaksinya reaksi
halogenasi ini membentuk suatu radikal. Radikal ini merupakan pembentukan suatu
atom yang orbitalnya hanya berisi satu elektron . Mekanisme reaksi halogenasi
ini meliputi tahap inisiasi, propagasi dan terminasi.
contohnya
reaksi Bromasi
CH3--CH3 + Br2 → CH3-CH3-Br + HBr
a. Tahap Inisiasi
Tahap
ini merupakan tahap dimana unsur halogen (F, Cl, Br, I) membentuk
radikal-radikal.
Contoh
: Br2 → Bráµ’ + Br áµ’
b. Tahap Propagasi
Tahap
ini merupakan tahap dimana terjadi penyerangan radikal terhadap suatu molekul.
Contoh
:
CH3-CH2-H + Br áµ’
→ CH3-CH2 áµ’ + HBr
CH3-CH2
áµ’ + Br2 → CH3-CH2-Br + Br áµ’
c. Tahap Terminasi
Tahap
ini merupakan tahap terakhir dalam reaksi halogenasi (brominasi) dan terjadi
penggabungan radikal-radikal pada tahap sebelumnya.
Bráµ’
+ Br áµ’ → Br2
CH3-CH2
áµ’ + Br áµ’ →
CH3-CH2-Br
CH3-CH2
áµ’ + CH3-CH2 áµ’ → CH3-CH2-CH2-CH3
Háµ’
+ Br áµ’ →
HBr
pada reaksi-reaksi kimia organik senyawa yang sering digunakan adalah senyawa halogen. kita ketahui bahwa senyawa halogen merupakan nama lain dari unsur golongan VIIA.Golongan halogen terdiri atas fluorin, klorin, bromin, iodin, dan astatin. namun pada reaksi diatas hanya menggunakan F,Cl,Br, dan I. kenapa demikian ? tolong jelaskan
BalasHapuspada reaksi oksidasi dikatakan mengalami penambahan oksigen atau kekurangan hydrogen tetapi pada contoh yang anda tampilkan tidak ada unsure hydrogen dan oksigen .mohon bantuannya teman karena saya masih kurang mengerti tentang materi ini. terimakasih
BalasHapusterimaksih atas ilmu yang anda berikan. namun saya ada pertanyaan yaitu tentang reaksi ozonolisis. saya pernah membaca tentang reaksi ozonolisis oksidatif dan reduktif. bisakah anda sedikit menjelaskan tentang keduanya?
BalasHapusTerima kasih sudah mau berkunjung dan berkomentar di blog saya, menanggapi dari pertanyaan saudara feni Alponita, sedikit penjelasan mengenai reaksi ozonolisis reduktif dan oksidatif. Dari literatur yang pernah saya baca reaksi ozonolisis reduktif (Zn, H2O) akan menghasilkan produk hingga tingkat karbonil saja (Aldehid dan Keton) sedangkan untuk reaksi ozonolisis oksidatif (H2O2) akan menghasilkan produk hingga tingkat asam karboksilat jika memungkinkan . mungkin, untuk lebih lanjut bisa bersama kita baca elisa.ugm.ac.id/user/archive/.../754f44c07e739c2d4dff18bc741ab954
BalasHapus